Kerupuk
Orang Indonesia identik dengan kerupuk. Makan tanpa kerupuk bagaikan sayur tanpa garam. Berbagai jenis kerupuk di Indonesia, rasanya pun beraneka ragam. Kerupuk atau makanan ringan ini terbuat dari tepung tapioka dicampur bahan perasa seperti udang atau ikan. Kerupuk dibuat dengan mengukus adonan sebelum dipotong tipis-tipis, dikeringkan di bawah sinar matahari dan digoreng dengan minyak goreng yang banyak.
Kerupuk bertekstur garing yang menjadi teman setia di setiap makanan kita karna menambah cita rasa yg gurih.
Kerupuk udang dan kerupuk ikan adalah jenis kerupuk yang paling umum dijumpai di Indonesia. Kerupuk berharga murah seperti kerupuk aci atau kerupuk mlarat hanya dibuat dari adonan sagu dicampur garam, bahan pewarna makanan, dan vetsin.
Kerupuk harus di kemas secara baik, atau di tutup dalam toples yg rapet. Karna jika terkena angina tau udara kerupuk akan mudah ‘melempem’ (sudah tidak garing lagi atau basah).
Saking identiknya Indonesia dgn kerupuk bahkan ketika perayaan kemerdekaan Indonesia setiap tanggal 17 Agustus, lomba makan kerupuk lah yg menjadi andalan. Inilah berbagai jenis kerupuk di Indonesia :
• Kerupuk udang
• Kerupuk ikan
• Kerupuk aci
• Kemplang
• Kerupuk bawang putih
• Kerupuk bawang
• Kerupuk kulit
• Kerupuk mlarat
• Kerupuk gendar
• Kerupuk sanjai
• Rengginang
• Rempeyek
• Rambak
• Kerupuk ceker ayam
No comments:
Post a Comment